Berapa Banyak Tanah yang Dihilangkan Penduduk Asli Amerika?
Top Articles

Berapa Banyak Tanah yang Dihilangkan Penduduk Asli Amerika?

Berapa Banyak Tanah yang Dihilangkan Penduduk Asli Amerika?Kita tahu dari buku-buku sejarah bahwa penduduk asli di AS terpaksa menyerahkan tanah mereka dan pindah ketika pemukim Eropa tiba.

Tapi berapa banyak tanah yang benar-benar hilang dari orang-orang ini? Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda.

Sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan dalam jurnal Science menunjukkan bahwa penjajahan Eropa, serta perluasan Amerika Serikat, telah mengakibatkan masyarakat adat kehilangan hampir 99% dari semua tanah air mereka.

Ini adalah studi pertama yang menunjukkan ruang lingkup kehilangan tanah. Selain itu, wilayah tempat tinggal masyarakat adat saat ini lebih rentan terhadap peristiwa cuaca ekstrem, yang sangat penting mengingat keadilan iklim.

Bagaimana Studi Dilakukan?

Para peneliti di Yale, Colorado State, dan University of Michigan membuat peta untuk memperkirakan wilayah bersejarah milik 380 suku asli yang diakui federal dan negara bagian dari abad ke-16 hingga abad ke-19.

Mereka menggunakan sumber-sumber seperti perjanjian, catatan pengadilan, dan publikasi dan arsip suku. Tim kemudian membandingkan hasil mereka dengan total luas tanah yang dimiliki oleh suku-suku tersebut sekarang.

Menurut dokumentasi sejarah, masyarakat adat memiliki lebih dari 2,7 juta mil persegi tanah di tempat yang sekarang disebut Amerika Serikat. Sekarang, bagaimanapun, kepemilikan tanah dari suku-suku yang diakui pemerintah telah berkurang 93%, meninggalkan semua komunitas adat digabungkan dengan hanya 165.000 mil tanah.

Juga, 160 dari 380 penduduk asli yang diteliti tidak memiliki tanah yang diakui federal atau negara bagian. Dan mereka yang memiliki wilayah rata-rata hanya 2,6% dari luas tanah suku asli mereka.

Dampak Perubahan Iklim

Tim studi telah menemukan bahwa masyarakat adat didorong ke tanah yang lebih rentan terhadap dampak perubahan iklim.

Mereka mengukur jumlah rata-rata hari dalam setahun di mana masyarakat mengalami suhu di atas 100℉, antara tahun 1971 dan 2000. Mereka mengumpulkan data di seluruh tanah tempat suku tinggal sekarang serta tanah leluhur.

Secara keseluruhan, masyarakat adat mengalami hari-hari yang lebih panas, 23% lebih sedikit hujan setiap tahun, dan risiko kebakaran hutan yang lebih besar. Di reservasi Hopi di Arizona timur laut, orang-orang Hopi mengalami suhu 100℉ selama 57 hari setiap tahun, dibandingkan dengan hanya 2 hari per tahun di tanah yang mereka miliki secara historis. Suku Mojave di sepanjang Sungai Colorado juga mengalami suhu tinggi 62 hari lebih banyak setiap tahunnya daripada di tanah suku mereka.

Krisis iklim yang dihadapi suku-suku asli adalah akibat dari penjajahan dan ekspansi yang telah mendorong orang-orang ini ke tanah marjinal yang umumnya kurang ramah atau dianggap “kurang penting”. Para peneliti telah mengerjakan penelitian ini selama tujuh tahun terakhir, dan mereka berharap dapat terus mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, termasuk sejarah lisan dan catatan arkeologi.

Meskipun jalan masih panjang, studi ini mengakui tantangan yang dihadapi masyarakat adat, saat mereka berjuang untuk merebut kembali tanah dan identitas mereka. Informasi tersebut akan tersedia secara luas untuk memungkinkan pembuatan kebijakan dan pengambilan tindakan yang membawa keadilan lingkungan bagi semua masyarakat adat.

Sumber: NY Times, Grist, NPR, Ecowatch

Posted By : keluaran hk mlm ini