Mengingat Ottens, Penemu Kaset
Technology

Mengingat Ottens, Penemu Kaset

Mengingat Ottens, Penemu KasetJika Anda ingin mendengarkan musik hari ini, Anda memiliki kemewahan hanya dengan mengalirkan lagu dari salah satu dari banyak situs online.

Tapi itu tidak terjadi bahkan hanya dua dekade yang lalu. Musik harus disimpan pada perangkat seperti kaset dan compact disc yang dimasukkan ke dalam pemutar.

Pada tanggal 6 Maret, Lou Ottens, penemu kaset, meninggal dunia. Ottens bekerja untuk sebuah perusahaan bernama Philips yang memperkenalkan kaset portabel ke dunia pada tahun 1962. Sejak itu, lebih dari 100 miliar kaset telah terjual di seluruh dunia!

Mari kita lihat kaset dan bagaimana mereka merevolusi musik.

Sejarah Singkat

Pada tahun 1877, Thomas Alva Edison menciptakan fonograf – alat yang memutar rekaman suara dari silinder bundar. Meskipun kasar dan hanya bisa dimainkan sekali, itu adalah awal yang bagus.

Ini diikuti oleh gramofon satu dekade kemudian. Getaran suara menggerakkan pulpen berujung halus yang menggores (menciptakan) pola pada piringan datar yang kemudian terbuat dari vinil. Saat rekaman diputar ulang, pena (stylus) akan melacak pola aslinya dan menerjemahkannya kembali menjadi suara. Sementara piringan hitam sangat populer, mereka dapat dengan mudah tergores atau rusak.

Pada pertengahan 1930-an, sebuah teknologi baru muncul di Jerman yang secara dramatis meningkatkan kualitas suara. Pita magnetik menggunakan pita logam yang dilapisi partikel magnetik seperti oksida besi. Mirip dengan pola etsa pada disk, gelombang suara akan menyebabkan partikel magnetik sejajar dalam arah yang berbeda berdasarkan frekuensi dan kenyaringan suara. Pemutar kaset (seperti yang ditunjukkan pada gambar) dapat melacak pola magnetik ini, dan mengubahnya kembali menjadi suara listrik.

Kebangkitan, Penurunan… Dan Kebangkitan!

Penggunaan pertama dari pita magnetik adalah pada tape recorder reel-to-reel. Perekam ini berukuran besar, mahal, dan sulit digunakan, itulah sebabnya sebagian besar profesional di stasiun radio dan studio rekaman menggunakannya.

Cerita berlanjut bahwa suatu malam, setelah pengalaman frustasi dengan rekaman reel-to-reel, Ottens memutuskan untuk membuat sesuatu yang portabel, dapat diakses, dan dapat diandalkan. Dia bahkan membawa balok kayu di sakunya untuk mewakili tujuannya untuk ukuran penemuan! Dan kaset kaset pun lahir.

Kaset portabel memungkinkan artis studio untuk merekam album full-length. Itu juga memungkinkan artis yang tidak memiliki tanda tangan untuk merekam dan membagikan musik mereka. Teman dan kekasih dapat bertukar daftar putar dan lagu, dan orang-orang mulai menikmati kaset sebagai koleksi.

Namun pada akhir 1990-an dan awal 2000-an, ketika pemutar CD (compact disc) muncul, kaset mengalami penurunan penjualan dan penggunaan. CD menyediakan lebih banyak penyimpanan dan kualitas audio yang lebih baik, lebih murah, dan secara keseluruhan memiliki masa pakai yang lebih lama. Dengan munculnya internet dan streaming musik selama dekade terakhir, baik CD maupun kaset telah menjadi usang.

Namun, baru-baru ini, kaset telah melihat kebangkitan dengan artis seperti Lady Gaga dan Selena Gomez merilis musik di kaset. Kebangkitan ini karena nostalgia masa lalu dan kemampuan untuk mencampur, menyimpan, dan berbagi lagu dari artis yang berbeda sesuai dengan preferensi seseorang.

Seperti yang Anda lihat, musik telah banyak berubah selama satu abad terakhir. Kami berutang kepada pionir seperti Ottens yang membuat musik portabel dan membawa warna ke dalam hidup kami!

Sumber: NPR, NY Times, BBC, cdrom2go.com, Howstuffworks.com

Posted By : hongkong togel hari ini