Pekerja Amazon Mengatakan Tidak Kepada Serikat Pekerja
World News

Pekerja Amazon Mengatakan Tidak Kepada Serikat Pekerja

Pekerja Amazon Mengatakan Tidak Kepada Serikat PekerjaBulan ini, gudang Amazon di Bessemer, Alabama menjadi pusat pemilihan yang menegangkan.

Musim panas lalu, Serikat Ritel, Grosir, dan Department Store (RWDSU) menyelenggarakan pemungutan suara untuk membentuk serikat pekerja di gudang Bessemer. Pemungutan suara mengadu karyawan dengan raksasa ritel online, Amazon.

Hasil? Sebanyak 1.738 pekerja memberikan suara menentang serikat pekerja, hanya menyisakan 738 yang mendukung. Mari kita lihat apa itu serikat pekerja dan apa arti hasilnya.

Apa itu serikat pekerja?

Serikat pekerja, kadang-kadang disebut serikat pekerja, adalah organisasi berbasis keanggotaan yang terdiri dari pekerja di bidang atau industri tertentu.

Melalui serikat pekerja, pekerja dapat bernegosiasi dengan majikan mereka mengenai persyaratan seperti gaji dan kondisi kerja. Proses ini disebut perundingan bersama. Sebagai anggota serikat pekerja, pekerja mungkin juga memenuhi syarat untuk mendapatkan nasihat hukum dan keuangan, fasilitas pendidikan, dan bahkan tunjangan asuransi.

Serikat pekerja juga dapat membentuk perjanjian kemitraan dengan pengusaha. Keanggotaan serikat telah menurun dalam sejarah baru-baru ini, meskipun para pekerja terus menegaskan hak-hak mereka.

Mengapa pemungutan suara di Bessemer?

Upaya serikat pekerja di Bessemer datang di tengah masa-masa sulit bagi karyawan Amazon. Ketika gudang pertama kali dibuka pada Maret 2020, pandemi COVID-19 mulai memburuk, berdampak signifikan terhadap perekonomian. Dan sehubungan dengan protes Black Lives Matter, pekerja gudang, yang mayoritas berkulit hitam, menjadikan kesetaraan ras sebagai salah satu poin utama mereka.

Karyawan Amazon juga mulai angkat bicara tentang kondisi kerja di perusahaan. Mereka telah mengangkat isu-isu seperti kurangnya istirahat kamar mandi untuk pengemudi truk dan tingginya insiden cedera dan kurangnya keselamatan di lantai gudang. Para pekerja ini mendekati RWDSU, dengan lebih dari 2000 tanda tangan mendukung pemilihan.

Bagaimana reaksi buruh terhadap hasil pemilu?

RWDSU saat ini sedang mengejar tindakan hukum terhadap Amazon dan menuduh perusahaan tersebut melakukan taktik anti-serikat. Para pekerja telah menggambarkan “sesi informasi” wajib, yang berusaha untuk membujuk melawan serikat pekerja dan diadakan pada bulan-bulan menjelang pemilihan.

Meskipun pertemuan ini dihentikan pada awal pemungutan suara sesuai undang-undang, para pekerja mengatakan Amazon menemukan cara lain untuk menekan keputusan akhir, melalui poster dan slogan anti serikat pekerja.

Pekerja pro-serikat tetap optimis dan merencanakan gerakan di masa depan. Pekerja lain telah menyatakan bahwa serikat pekerja tidak akan membuat perubahan di gudang Bessemer, dan yang dibutuhkan adalah tindakan dan komunikasi manajemen.

Bagaimana tanggapan Amazon?

Amazon dengan tegas menentang serikat pekerja dan menunjukkan upah minimum $15 dan tunjangan asuransi kesehatan kepada karyawan. Ketentuan ini, menurut perusahaan, membuat serikat pekerja tidak perlu.

Seperti yang dikatakan CEO Jeff Bezos pada tahun 2018, “Kami tidak percaya bahwa kami membutuhkan serikat pekerja untuk menjadi perantara antara kami dan pekerja kami.” Amazon mengeluarkan pernyataan sebagai tanggapan atas hasil pemilihan, yang menyatakan akan terus mendukung karyawannya. Mereka telah menolak klaim bahwa mereka telah memaksa atau mengintimidasi pekerja di gudang Bessemer.

Sumber: NYTimes, VOX, CNN, NPR, WSJ, BBC

Posted By : togel hkng